Analis Siber Purwakarta - Admin. Kriptografi merupakan sebuah teknik untuk melindungi kerahasiaan, integritas, dan keotentikan dari sebuah data. Teknik ini sering kita gunakan bahkan kita sama sekali tidak pernah menyadarinya, sebagai contoh, ketika kita hendak masuk ke akun sosial media kita, data kredensial kita terenkripsi agar peretas tidak bisa mengendusnya melalui sebuah jaringan yang disadap.
Peran Matematika: Operator Modulo
Kriptografi tidak lepas dari peranan matematika, contoh kecil dari penggunaan matematika pada kriptografi adalah penggunaan % atau Operator Modulo. Dalam dunia kriptografi, modulo sering disebut sebagai "aritmetika jam". Contoh dari penggunaan operator modulo ini, kita dapat melihatnya pada algoritma kriptografi klasik seperti Caesar Cipher hingga algoritma modern seperti RSA. Operator Modulo digunakan untuk mengacak posisi karakter atau menghitung kunci publik dan privat.
Tanpa modulo hasil perhitungan matematis dalam enkripsi bisa menjadi angka yang luar biasa besar dan tidak efisien untuk diproses oleh komputer. Dengan modulo, kita bisa memastikan bahwa hasil enkripsi tetap berada dalam batasan karakter yang dapat terbaca atau dikirimkan melalui jaringan.
Jenis-Jenis Enkripsi
Symmetric Encryption (Enkripsi Simetris)
Asymmetric Encryption (Enkripsi Asimetris)
Mengenal RSA - (Rivest-Shamir-Adleman)
- Kunci Publik (Public Key): Terdiri dari nilai n (modulus) dan e (eksponen publik). Kunci ini dibagikan kepada siapa saja untuk mengenkripsi pesan.
- Kunci Privat (Private Key): Terdiri dari nilai d (eksponen privat). Kunci ini dijaga rahasia oleh pemiliknya untuk mendekripsi pesan yang telah dienkripsi dengan kunci publik pasangannya.
- Key Generation: Proses pembuatan pasangan kunci publik dan privat;
- Key Distribution: Proses membagikan kunci publik kepada pengirim data;
- Public-Key Operation: Proses enkripsi data menggunakan kunci publik;
- Private-Key Operation: Proses dekripsi data menggunakan kunci privat oleh penerima yang sah.
Komentar
Posting Komentar